Skip to main content

Surat Rindu Seorang Sahabat

Kepada sahabatku...
di- tempat


Sahabatku, lama aku tak mengunjungi rumahmu, seperti derap kemarau yang gelisah menunggu pertemuan hujan. Karena selalu ada kemungkinan, meski tak pernah usai kita perhitungkan; dialektika keheningan yang membentang panjang di jalan-jalan, semakin usang. Dan, di setiap jengkal perjalanan, sungguh, mataku selalu menatap wajahmu yang kian lekat, membentuk dinding-dinding kenangan yang kokoh. Maka terima kasih atas segala kepercayaanmu, sahabatku, bahkan di saat aku meninggalkanmu...


* * *

Itulah prolog yang sengaja ku tulis untuk mewakili kegelisahan yang merejam pelan-pelan di sepanjang perjalanan. Hampir sebulan aku tidak mengupdate blog yang mungkin lama tak kau kunjungi. Percayalah, aku tak akan meinggalkanmu sendirian, karena ada banyak riwayat yang akan aku ceritakan kepadamu. Riwayat yang tercecer di belantara rasa, dengan sejuta jejak yang bahkan tak pernah aku mampu menghitungnya.

Maka aku hanya akan bercerita kepadamu tentang sesuatu yang kuingat, sepenggal kenangan yang kusimpan dalam memori otakku, meski barangkali terpotong-potong. Dan entah sampai kapan akan tetap kusimpan dan tetap akan kurangkai menjadi mozaik yang akan selalu kupandang setiap keluh mendesah perlahan-lahan. Ah, aku masih ragu, dengan kalimat apa akan kurangkai cerita ini, hingga banar-benar mampu menghiburmu, hingga sampai kapan pun kau akan betah untuk terus-menerus menjengukku, meski mungkin saat itu, kisah dan dongengku tak lagi bermutu.

Percayalah, sahabatku. Aku benar-benar merindukanmu! Rindu pada kata-katamu yang memanjakanku, lalu dengan meluap-luap aku bercerita tentang hujan yang memetakan deru kenangan. Tentang rinduku pada bintang, dan meski hanya pendar, sungguh, ia begitu menyejukkan. Lalu kau bersemangat mendoakanku, bahwa rinduku akan kekal, meski tanpa bekal....

Ah, sahabatku, mungkin kau tak pernah tahu, bahwa bara rinduku padamu tak pernah padam lantaran setiap selesai bercerita kau selalu berkata; aku akan menunggu kisah selanjutnya, karena sungguh, kisahmu sangat menarik! Seolah-olah kau yakin, bahwa ceritaku akan benar-benar menghiburmu! Ah, kau keterlaluan, sahabatku. Sungguh, kau sudah keterlaluan. Aku tak percaya! Aku tak percaya bahwa kau merindukanku sedalam rinduku padamu..!

Di kampungku, padi-padi mulai menguning, dengan pucuk-pucuknya yang membungkuk karena terlalu berat menangung beban. Hampir setiap hari, anak-anak pergi mengunjungi sawah masing-masing, menjaganya agar tidak terlalu banyak dimakan burung. Kadang, aku juga ikut ke sawah ketika hari mulai sore, duduk santai di gubuk kecil, menikmati senja yang hampir rebah di balik gunung, karena hanya dengan itulah aku bisa bertahan melawan waktu yang terus-menerus merejamku. Dan tahukah kau, sahabatku, apa yang berjejal di benakku waktu itu? Aku hanya ingin bercerita kepadamu tentang padi-padiku yang juga telah menguning!

Ah, betapa indahnya kisah-kisah padi yang setia menemani para petani. Betaap banyak cerita yang tak bisa kukisahkan kepadamu malam ini. Mataku sudah mulai nagntuk. Aku tidur dulu. Sampai jumpa kembali di lain waktu... 10 April 2010

Comments

Popular posts from this blog

HUMAN RELATION ; Perspektif Psikologi Humanistik, Fungsionalisme dan Behaviorisme (Sebuah Kajian Analitis-Interkonektif)*

Pendahuluan
Human Relation, merupakan hubungan atau kerjasama antara dua individu atau lebih, khususnya dalam status hubungan atau interaksi social. Buruk atau baiknya human relation dapat diukur dari adanya kepercayaan yang bersifat timbal balik antara satu orang dengan orang lain serta dari adanya sebuah penghormatan atau penghargaan dan rasa tolong menolong yang kokoh. Bukan menjadi keraguan lagi bahwasanya human relation menjadi suatu keinginan yang sangat primordial bagi setiap yayasan atau sebuah organisasi, bahkan menjadi syarat utama dari terealisasinya tujuan-tujuan serta pencapaian visi dan misi sebagai kunci kesuksesan organisasi pada umumnya.

Human relation sering disebut juga dengan “interpersonal relation”, yaitu kerjasama sekelompok individu dari masyarakat social yang tumbuh dari adanya hubungan antara satu individu dengan individu yang lain. Interpersonal relation merupakan sebuah deskripsi yang jelas tentang tata pergaulan atau tingkah laku manusia dan karakteristik pr…

Kumpulan Novel Jar (untuk HP Aplikasi Java)

Bagi para novel mania, membaca novel tentunya adalah kesenangan tersendiri. Semacam interaksi personal dengan dunia imaji yang kerap menghentak-hentak ambisi. Di dunia maya, kita banyak menjumpai situs-situs yang menyediakan novel dengan berbagai format dan ekstensinya. Ada format PDF (portable document format), yang dapat dibuka dengan program Acrobat Reader atau sejenisnya. Ada juga yang dengan bentuk format htm, yang dapat dibuka dengan browsing atau internet eksplorer secara offline. Ada juga yang berbentuk format exe. Ada juga yang menggunakan windjvu-viewer (untuk membuka file extensi *.djv / *.djvu). Ada format "lit Viewer"(untuk membuka file extensi *.lit). Dan banyak "ada juga-ada juga" yang lain...

Tapi, pada postingan kali ini, saya akan berbagi lagi dengan sobat sekalian tentang Novel HP (aplikasi java). So, bagi sobat yang punya hobbi ngoleksi novel, tetapi jarang online dan tidak punya komputer, jangan khawatir. Berkat kecerdasan teknologi, kita yang …

Download Alfiyah MP3

Di kalangan pondok pesantren, nama Ibnu Malik dan Kitab Alfiyah adalah dua entitas yang sudah tidak asing lagi, terlebih bagi pondok pesantren salaf yang setiap harinya bergumul dengan kitab kuning dan tata gramatika bahasa Arab (Nahwu & sharrof). Di pondok saya sendiri, Mambaul Ulum Bata-bata, Pamekasan, Madura, kitab Alfiyah Ibnu Malik menjadi Kitab standart acuan dalam pembelajaran Kaidah bahasa Arab, dan menjadi syarat pelulusan ke tingkat Aliyah B, yang orientasinya memang menitik beratkan pada kajian kitan klasik.

Pada malam-malam tertentu, para santri diwajibakan membaca nadham (bait-bait) Alfiyah dengan bersama-sama, dengan lagu dan irama yang bermacam-macam. diharapkan, dengan tradisi pembacaan Alfiyah secara rutin dan intens, santri mamapu menhafal dan memahami isi kandungan kitab Alfiyah ini dengan baik dan mudah.

Di era teknologi dan informasi yang serba canggih ini, kitab Alfiyah dan kitab-kitab kuning lainnya sudah tidak dipelajari secara manual dan klasikal, tetapi …